company visit LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

beritaComments Off on company visit LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)

Pada Hari Senin, 2 Maret 2020 Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (FEB UI) melakukan Company Visit ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)  dalam rangka pembelajaran dari mata kuliah Lingkungan Pasar dan Moneter. Mahasiswa yang melakukan kunjungan adalah mahasiswa dari kekhususan Keuangan reguler atau pagi dengan dosen Rofikoh Rokhim, Ph.D.

Kunjungan dilakukan di Pacific Century Place Jakarta Lt. 31, Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53, Jakarta Pusat 12190. Mahasiswa diarahkan untuk ke ruangan pertemuan yang berbentuk theater dan colorfull. Pada ruangan tersebut mahasiswa mendapatkan sambutan dan penjelasan presentasi mengenai topik  ‘Peran LPS dalam Memelihara Stabilitas Sistem Keuangan’  dari Herman Saheruddin, Ph.D. yang merupakan Research Specialist. Pada kesempatan tersebut beliau mengawali presentasi dengan penjelasan mengenai peranan bank dalam perekonomian dan potensi risikonya yaitu yang berasal dari Credit Risk, Market Risk, Operational Risk, Liquidity Risk, Legal Risk, Reputation Risk, Strategic Risk, dan Compliance Risk.

 

Dijelaskan pula program penjaminan simpanan dan asal mula sejarah terbentuknya LPS. Penjamin simpanan (deposit insurance) merupakan metode yang diterapan di banyak negara untuk melindungi simpanan nasabah penyimpan di bank, secara penuh atau sebagian, dari kerugian yang disebabkan oleh ketidakmampuan bank untuk memenuhi kewajibannya sehingga bank akhirnya dilikuidasi. Pertumbuhan jumlah penjamin simpanan eksplisit baru-baru ini tergolong pesat, khususnya pasca Krisis Global tahun 2008.

 

Lembaga Penjamin Simpanan berdiri pada tahun 2004 yang secara resmi beroperasional pada September 2005. Secara hukum, anggota dari LPS adalah seluruh bank di Indonesia, termasuk bank asing yang memiliki cabang di Indonesia dan joint-venture banks.  LPS memiliki peran dalam memelihara stabilitas sistem keuangan dimana LPS berada di lapisan ketiga dalam Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK). LPS hadir di setiap fase siklus hidup bank mulai dari bank lahir dan beroperasi normal, bank tumbuh dan berkembang atau bank tidak sehat bahkan bank mengalami kegagalan sehingga sampai bank mati. Proses bisnis utama LPS adalah :

  1. Perhitungan, penagihan, dan peneriman kontribusi kepesertaan dan premi penjaminan
  2. Pemantauan kondisi perbankan, due diligence, LCT
  3. Likuidasi dan Pembayaran Klaim Penjaminan
  4. P&A, Bridge Bank, Penyertaan Modal Sementara.

Setelah presentasi dilanjutkan dengan tanya jawab antara mahasiswa dan pembicara untuk lebih memahami mengenai LPS.

Acara tersebut ditutup dengan foto bersama dan penyerahan plakat serta souvenir dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia kepada para pembicara.

Comments are closed.

© 2020 Sistem Informasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia